Sejarah Perkembangan Motor Drag

Apakah kalian tertarik untuk memodifikasi motor kaian seperti para pembalap drag bike dan kalian juga fans balap drag bike? Kamu bisa jadikan ini sebagai acuan untuk memulai hobi balapmu. Kira-kira kalian mengidamkan motor drag yang seperti apa?

Bagi para muda, tentu tak asing bersama dengan istilah balap motor drag. Ini merupakan ajang balap trek lurus yang terlampau populer di tanah air kita. Balapan trek ini telah banyak digelar dan diminati disetiap penjuru kota dari kawasan Jawa Barat hingga Jawa Timur.

Penggemar dari balapan ini juga banyak. Hal ini terbukti dari banyaknya penonton yang ada kala balapan digelar, bisa ribuan penonton loh. Meski pada saat akan menonton harus membayar, namun penggemar tetap menonton balapan motor drag ini dengan berdesakan. Saking populernya, drag bike juga telah masuk terhadap agenda kejuaraan nasional.

Sejarah Terjadinya Balap Motor Drag

Mari kami sedikit belajar tentang histori hadirnya balap motor drag. Sejak tahun 1950-an selanjutnya balap motor drag ini terasa dikenal. Awalnya keluar di Amerika Serikat dan di sana juga sebagai area awal digelarnya drag race motor secara profesional. Kejuaraan drag race motor yang pertama kali di Pomana, California pada tahun 1953 digelar oleh sebuah asosiasi bernama AMA (asosiasi sepeda motor amerika).

Di Indonesia sendiri, balap motor drag ini keluar tahun 1955. Namun keberadaannya ada dan tiada, usai keluar selanjutnya tenggelam kembali. Hal ini disebabkan kurangnya event dan jenjang internasional untuk balap motor drag. Dan akhirnya, mereka yang memiliki hobi motor drag turun ke jalan untuk mengadakan balapan liar.

Perkembangan Teknis Motor Drag

Balap motor drag juga punya kronologis dari masa ke masa yang patut ditilik. Dalam evolusi perkembangannya, balap motor drag mengalami banyak pergantian dari faktor teknis hingga lainnya. Motor drag race dirancang dengan mengacu pada prinsip-prinsip balap. Seperti berasal dari pemangkasan bobot motor dengan langkah mencopot komponen yang tidak diperlukan oleh motor drag.

Selanjutnya pemakaian wheelbase akan lebih panjang berasal dari motor pada umumnya. Dengan seperi itu maka rancang bangun motor secara keseluruhan ikut melar. Perubahan yang demikian itu dikerjakan untuk mengejar aerodinamika terbaik. Hal itu termasuk dikerjakan agar ban depan motor tidak mudah terangkat. Sebagai sebuah induk olahraga otomotif di tanah air, Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengatakan bahwa ada keputusan baku balap motor drag yang berlaku untuk kompetisi setingkat kejuaraan nasional. Hal selanjutnya mereka tuangkan dalam web resminya.

Mengenai lintasan pacu adalah sejauh 201 meter yang disambung lintasan pengereman yang termasuk dalam panjang 201 meter. Kemudian untuk lebar lintasan sedikitnya 4 meter tiap jalurnya. Sementara itu untuk pagar pembatas penonton tertutup rapat sedikitnya berjarak 1,5 meter dari pinggir jalur.

Bagi para pembalap sendiri termasuk ada aturannya. Pertama harus memiliki Kartu Izin Start berasal dari IMI. Dan tiap peserta cuma boleh ikuti maksimal tiga kelas utama. Nomor start harus digunakan peserta dan mereka cuma boleh mendaftar satu kali di kelas yang sama.

Jenis kelas yang dipertandingkan yaitu ada kelas bebek, kelas campuran, dan kelas sport. Selain itu ada termasuk kelas pendukung lainnya. Untuk tekhnis lomba kebanyakan kejuaraan drag race motor akan digelar dalam dua heat. Urutan start Heat ke-2 ditentukan berasal dari hasil Heat awal.

Jika peserta lomba telat ada 5 menit sesudah peserta terakhir di kelas maka dianggap mengundurkan diri. Larangan lain dalam balap ii adalah melakukan perbaikan

kendaraan di tempat start, memindahkan gigi bersama dengan tangan hingga mengangkat kaki ke atas jok. Untuk keputusan penilaian, juri akan menilai berasal dari catatan pas yang ditorehkan peserta. Kalau serupa maka pemenang ditentukan berasal dari catatan pas terbaik Heat kedua.

Mengingat terus bertambah nya popularitas motor darag di indonesia hingga saat ini kita juga perlu mematuhi aturan yang berlaku seperti aturan lalulintas yang berlaku serta memperhatikan keselamatan dalam berkendara.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>